Rabu, 14 Maret 2012

Hanya tiga hari setelah peringatan setahun gempa 9,0 SR dan tsunami pada 11 Maret lalu, Jepang hari ini kembali dilanda gempa bumi.
Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang dilansir Fox News, Rabu (14/3/2012), gempa bumi berkekuatan 6,8 SR melanda pantai timur Hobshu pada pukul 16.08.35 WIB.
Potensi bahaya tsunami pun sudah diumumkan. Namun, belum ada informasi lebih lanjut tentang gempa ini, termasuk jumlah korban dan kerusakan yang diakibatkan. (*)
 
http://dininfopromal.blogspot.com/THE BEST MAN FROM MALUKU


Kemenkominfo Gelar Indonesia Open Source Award

Selasa, 13 Maret
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memberikan penghargaan Indonesia Open Source Award (IOSA) pada 2012. Penghargaan ditujukan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, mahasiswa perguruan tinggi, tokoh, dan komunitas atas penggunaan peranti lunak Open Source di Indonesia.
Penganugerahan IOSA 2012 dilaksanakan pada 4 Juli 2012 dengan didukung Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Asosiasi Open Source Indonesia.

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Ashwin Sasongko, mengatakan pengembangan dan pendistribusian software dengan cara open source telah menjadi pilihan banyak negara di dunia. Seperti, Brasil, Cina, Jerman, Korea Selatan, Rusia, Venezuela, dan beberapa negara lainnya. Dijelaskannya, banyak produk open source yang sukses dipakai banyak orang, misalnya Linux, Android, web browser Firefox, dan pemrogaman Java.

Menurut dia, Indonesia, mau tidak mau, harus mengikuti tren perubahan tersebut agar tidak ketinggalan jaman. "Jika tidak, Indonesia akan tertinggal dari kemajuan teknologi, hukum, dan perdagangan dunia karena menggunakan software bajakan," kata Ashwin di gedung Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (13/3).
sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/03/13/m0tbf9-kemenkominfo-gelar-indonesia-open-source-award

PP Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS

Senin, 06 Februari 2012 10:04 am | ubun001 | Berita

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil dapat diunduh/download di sini

Kominfo Dorong Semua Instansi Gunakan Open Source

Rabu, 14 Maret 2012 10:46 am | ubun001 | Berita Kementerian

Jakarta (Kominfo) - Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong semua institusi mulai melaksanakan penggunaan open source, pada tahun ini  akan menyelenggarakan Indonesia Open Source Award (IOAS) 2012.
Pelaksanaan IOSA 2012 berbeda dengan IOSA 2010 dan 2011 yang hanya memberikan penghargaan kepada institusi pemerintahan dan pendidikan menengah atas. "Pada  IOSA 2012 tidak hanya sebagai ajang untuk cari pemenang, tapi juga sarana komunikasi seluruh kementerian atau institusi, baik formal maupun non formal, diharapkan gairah untuk penggunaan open source Indonesia semakin meningkat," kata Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Ashwin Sasongko pada konferesi pers penyelenggaraan IOSA 2012 di Jakarta, Selasa (13/3).  
Menurut Made Wiryana ketua panitia IOSA 2012, tidak terfokus pada capaian teknis atau apa saja yang sudah dicapai, tapi yang lebih penting adalah bagaimana mencapainya yaitu apakah secara legal atau ilegal, secara cerdik atau tidak cerdik, apakah mandiri atau bergantung. Melalui kegiatan ini, instansi maupun perorangan bisa berbagi tentang manfaat menggunakan open source, ucap dia.
Tujuan pelaksanaan IOSA tersebut adalah memberikan apresiasi kepada mereka yang telah melakukan sesuatu secara baik, terutama bagi mahasiswa, tokoh, komunitas, dan wartawan.
IOSA 2012 juga sebagai suatu mekanisme survei atau monitoring secara tidak langsung terhadap pelaksanaan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara berharapkan pada akhir tahun 2011 seluruh instansi pemerintahan menggunakan perangkat lunak legal.
Selain pemberian award, IOSA  juga menjadi forum konsultasi atau forum sharing antara badan pemerintahan yang telah memanfaatkan dan mengimplementasikan open source di lingkungannya.
Penghargaan diberikan kepada kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian yang telah memanfaatkan produk-produk berbasis open source paling tidak selama satu tahun terakhir (Juli 2011-Juni 2012). Sementara jajaran di daerah yang diberi penghargaan adalah pemda provinsi atau kabupaten/kota yang telah memanfaatkan produk-produk berbasis open source selama tahun terakhir (Juli 2011-Juni 2012).
Penghargaan juga diberikan kepada SMA/MA/SMK/MAK yang telah memanfaatkan produk-produk berbasis open source paling tidak dalam satu tahun terakhir (Juli 2011-Juni 2012).  Untuk mahasiswa penghargaan akan diberikan keppada perorangan atau kelompok dari perguruan tinggi  yang telah menghasilkan karya terkait open source.
Bagi tokoh perorangan,  diberi penghargaan untuk  pribadi yang telah berjasa atau berkontribusi dalam pemanfaatan produk-produk open source di Indonesia .paling tidak satu tahun terakhir. Penghargaan yang akan diberikan kepada Komunitas adalah kelompok atau group yang telah aktif paling tidak satu tahun terakhir  dalam sosialisasi penggunaan open source.
Sedangkan wartawan  akan diberikan penghagaan secara  personal atau kelompok wartawan yang telah menerbitkan tulisannya di media cetak nasional (majalah, tabloid atau koran) atau media dalam jaringan selama kurun waktu setahun terakhir .
IOSA 2012 melibatkan beberapa juri dari komunitas dan pemerintah yang telah dikenal masyarakat sebagai pakar TIK dan open source Indonesia, di antaranya Dr. Ono W.Purbo, Prof. Kalamullah Ramli, Prof. I Wayan Simri Wicaksana, Rusmanto Maryanto. (Rmg)

Selasa, 13 Maret 2012

MENJELANG MTQ NASIONAL KE XXIV MALUKU

Panitia MTQ Antisipasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat
  
Thursday, 08 March 2012 03:10
Panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV di Ambon, Provinsi Maluku pada 9 Juni 2012, akan mengantisipasi kenaikan harga tiket pesawat menjelang dan berakhirnya kegiatan tersebut. "Kami akan mengantisipasi kenaikan harga tiket pesawat ketika menjelang dan berakhirnya pelaksanaan MTQ nanti," kata Sekretaris Umum panitia pelaksana MTQ XXIV Burhan Bandjar, yang juga Asisten Gubernur Maluku Bidang Kesejahteraan Rakyat kepada ANTARA di Ambon, Rabu. Ia menjelaskan, apabila harga bahan bakar minyak (BBM) naik, maka kemungkinan harga tiket pesawat akan meningkat.

Untuk itu, kata dia, harus segera diantisipasi karena akan mempengaruhi kedatangan kafilah MTQ ke Ambon. Pihak panitia akan meminta bantuan dan dukungan maskapai penerbangan yang melayani rute ke Ambon, agar tidak menaikan harga tiket saat menjelang dan berakhirnya kegiatan MTQ XXIV tersebut. "Kalaupun nantinya ada kenaikan harga tiket pesawat, kami perlu mendiskusikan ini bersama-sama, sehingga tidak mempengaruhi kedatangan peserta MTQ ke sini," ujarnya. Menurut Bandjar, sedikitnya 2.000-an orang akan mengikuti kegiatan MTQ XXIV.

Setiap provinsi di Indonesia akan mengirimkan sedikitnya 60 orang peserta. "Peserta pendukung kegiatan jauh lebih banyak. DKI Jakarta akan mengirimkan sekitar 300 orang, 60 orang peserta lomba, sisanya memeriahkan MTQ," katanya. Ia mengatakan, infrastruktur yang akan digunakan untuk pelaksanaan lomba membaca Al Quran tersebut, telah rampung sebanyak 85 persen. Infrastruktur yang akan digunakan untuk MTQ, yakni Lapangan Merdeka, Islamic Center, Taman Seni Baca Alquran (tasbaq), Masjid Raya Alfatah, dan Gelanggang Olahraga (GOR) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

"Pekan kedua Mei 2012 dipastikan sudah akan selesai semua, karena kegiatan lomba akan dipusatkan di sana. Sedangkan acara pendukungnya seperti pameran dan Maluku Expo akan digelar di Lapangan Galunggung," katanya. Bandjar menambahkan, warga kota Ambon, khususnya umat Kristiani sangat mendukung pelaksanaan MTQ di kotanya. Selain Keuskupan Amboina dan Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) menyediakan beberapa penginapan, rumah-rumah pendeta juga akan digunakan sebagai tempat tinggal kafilah, apabila hotel dan penginapan tidak cukup menampung peserta. "Kami sudah mengimbau, dan para pendeta di sini bersedia menjadikan rumahnya sebagai tempat tinggal kafilah MTQ apabila dibutuhkan," kata Burhan Bandjar.
Sumber : Berita Daerah