Kominfo Dorong Semua Instansi Gunakan Open Source
Rabu, 14 Maret 2012 10:46 am | ubun001 |
Berita Kementerian
Pelaksanaan IOSA 2012 berbeda dengan IOSA 2010 dan 2011 yang hanya memberikan penghargaan kepada institusi pemerintahan dan pendidikan menengah atas. "Pada IOSA 2012
tidak hanya sebagai ajang untuk cari pemenang, tapi juga sarana
komunikasi seluruh kementerian atau institusi, baik formal maupun non
formal, diharapkan gairah untuk penggunaan open source Indonesia semakin
meningkat," kata Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo,
Ashwin Sasongko pada konferesi pers penyelenggaraan IOSA 2012 di Jakarta, Selasa (13/3).
Menurut Made Wiryana ketua panitia IOSA 2012,
tidak terfokus pada capaian teknis atau apa saja yang sudah dicapai,
tapi yang lebih penting adalah bagaimana mencapainya yaitu apakah secara
legal atau ilegal, secara cerdik atau tidak cerdik, apakah mandiri atau
bergantung. Melalui kegiatan ini, instansi maupun perorangan bisa
berbagi tentang manfaat menggunakan open source, ucap dia.
Tujuan
pelaksanaan IOSA tersebut adalah memberikan apresiasi kepada mereka
yang telah melakukan sesuatu secara baik, terutama bagi mahasiswa,
tokoh, komunitas, dan wartawan.
IOSA 2012
juga sebagai suatu mekanisme survei atau monitoring secara tidak
langsung terhadap pelaksanaan surat edaran Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara berharapkan pada akhir tahun 2011 seluruh instansi pemerintahan menggunakan perangkat lunak legal.
Selain
pemberian award, IOSA juga menjadi forum konsultasi atau forum sharing
antara badan pemerintahan yang telah memanfaatkan dan
mengimplementasikan open source di lingkungannya.
Penghargaan
diberikan kepada kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian
yang telah memanfaatkan produk-produk berbasis open source paling tidak
selama satu tahun terakhir (Juli 2011-Juni 2012).
Sementara jajaran di daerah yang diberi penghargaan adalah pemda
provinsi atau kabupaten/kota yang telah memanfaatkan produk-produk
berbasis open source selama tahun terakhir (Juli 2011-Juni 2012).
Penghargaan
juga diberikan kepada SMA/MA/SMK/MAK yang telah memanfaatkan
produk-produk berbasis open source paling tidak dalam satu tahun
terakhir (Juli 2011-Juni 2012).
Untuk mahasiswa penghargaan akan diberikan keppada perorangan atau
kelompok dari perguruan tinggi yang telah menghasilkan karya terkait
open source.
Bagi
tokoh perorangan, diberi penghargaan untuk pribadi yang telah berjasa
atau berkontribusi dalam pemanfaatan produk-produk open source di
Indonesia .paling tidak satu tahun terakhir. Penghargaan yang akan
diberikan kepada Komunitas adalah kelompok atau group yang telah aktif
paling tidak satu tahun terakhir dalam sosialisasi penggunaan open
source.
Sedangkan
wartawan akan diberikan penghagaan secara personal atau kelompok
wartawan yang telah menerbitkan tulisannya di media cetak nasional
(majalah, tabloid atau koran) atau media dalam jaringan selama kurun
waktu setahun terakhir .
IOSA 2012
melibatkan beberapa juri dari komunitas dan pemerintah yang telah
dikenal masyarakat sebagai pakar TIK dan open source Indonesia, di
antaranya Dr. Ono W.Purbo, Prof. Kalamullah Ramli, Prof. I Wayan Simri
Wicaksana, Rusmanto Maryanto. (Rmg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar